Effect of Green Tea (Camellia Sinensis) on Blood Glucose Levels and Malondialdehide (MDA)

Authors

  • Ma'rifat Istiqa Mukty Program Studi Gizi, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional, Makassar
  • Andi Aryarti Anugrah Program Studi Gizi, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional, Makassar

Keywords:

Stres Oksidatif, Teh Hijau, Glukosa darah, Malondialdehide (MDA)

Abstract

Latar Belakang: Stres oksidatif merupakan suatu kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan antara oksidan dan antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat memicu adanya stres psikologis. stres oksidatif dapat dikurangi dengan mengkonsumsi zat antioksidan eksogen (antioksidan dari luar), yang mana teh hijau dianggap mampu menurunkan stres oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pemberian seduhan teh hijau terhadap kadar glukosa darah dan Malondialdehide (MDA) pada tikus putih jantan Strain Wistar yang dipapar stres psikologis.

Motode: Rancang bangun yang digunakan pada penelitian ini adalah Randomized Post Test Only Group Design. Terdapat 5 kelompok tikus; 2 adalah kelompok kontrol normal dan kelompok kontrol stres, serta 3 kelompok perlakuan. Sebelumnya tikus diberikan stres psikologis 1 x 24 jam berupa gangguan pola tidur jaga, sehingga didapatkan kondisi hewan coba yang mengalami stres oksidatif, kemudian dilakukan pemberian seduhan teh hijau pada kelompok perlakuan dengan dosis tunggal 3,6 ml/ekor pada jam ke-1 pada kelompok perlakuan 1, jam ke-6 pada kelompok perlakuan 2, dan jam ke-24 pada kelompok perlakuan 3. Analisis statistik menggunakan uji Manova.

Hasil:Berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar glukosa darah dan Malondialdehide (MDA) pada seluruh kelompok perlakuan yang diberikan paparan stres psikologis dan seduhan teh hijau

Kesimpulan:Dosis tunggal seduhan teh hijau pada hewan coba yang mengalami stres oksidatif terbukti dapat menetralisir stres oksidatif pada jam ke-1 setelah pemberian seduhan teh hijau dan aktivitas antioksidannya masih bertahan sampai 24 jam.

References

Evans, Joseph. L. 2005. The Molecular Basis for Oxidative Stress-Induced Insulin Resistance. Medical Research Institute, San Francisco. Volume 7, No. 7&8.

Jacobus Danny Jaya. 2016. Gangguan Tidur Meningkatkan Risiko Diabetes Melitus. RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia. CDK-237/ vol. 43 no. 2, th. 2016.

Kestin AS, Ellis PA, and Barnard MR. 1993. Effect of strenuous exercise on platelet activati on state and reactivity. Circulation 88(1): 1502-1511.

Mulder, T.P., A.G. Rietveld, and van J.M. Amelsvoort. 2007. Consumption of both black tea and green tea results in an increase in the excretion of hippuric acid into urine. Am. J. Clin. Nutr. 81: 2860-2865.

Pham-Huy L, He H, Pham-Huy C. 2008. Free Radicals, Antioxydants and Disease in Health. International Journal of Biomedical Science. Vol. 4, No. 2, P.89.

Sayuti K, Rina Yenrina. 2015. Antioksidan Alami dan Sintetik. Andalas Univesity Press: Padang.

Subandrate. 2016. Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Peroksidasi Lipid pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia. CDK-242/ vol. 43.

Tsao R. 2010. Chemistry and Biochemistry of Distary Polyphenols. Nutrients. 2: 1231-1246.

Viana Al, Fonseca Md, Meireles EL, Duarte SM, Rodrigues MR, Paula FB. 2012. Effect of Consumption of Caffeinated and Decaffeinated Instant Coffee Beverages on Oxydative Stress Induced by Strenuous Exercise in Rats. Plant Foods Human Nutrition Journal. Vol. 67, P. 82-87.

Yoshikawa T, Naito Y. 2002. What is Oxydative Stress? Journal of the Japan Medical Association. Vol. 124, No. 11, P. 1549-1553.

Downloads

Published

2022-04-26

How to Cite

Mukty, M. I., & Anugrah, A. A. (2022). Effect of Green Tea (Camellia Sinensis) on Blood Glucose Levels and Malondialdehide (MDA). JoPHIN: Journal of Public Health and Industrial Nutrition, 2(1), 1–10. Retrieved from https://journal.tritunas.ac.id/index.php/JoPHIN/article/view/88

Issue

Section

Articles