Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi Bagi Santri Putri Melalui Edukasi Berbasis Komunitas Pesantren

Penulis

  • Jusni Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
  • Arfiani Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
  • Nurfaika Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
  • Kurniati Akhfar Akademi Kebidanan Mega Buana
  • Erniawati Universitas Kurnia Jaya Persada
  • Haerani Universitas Kurnia Jaya Persada

Abstrak

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam mendukung kualitas hidup dan kesehatan perempuan di masa depan. Namun, keterbatasan akses informasi dan minimnya edukasi kesehatan reproduksi pada lingkungan pesantren menyebabkan rendahnya literasi kesehatan reproduksi pada santri putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri putri mengenai kesehatan reproduksi melalui edukasi berbasis komunitas pesantren. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan pada santri putri di salah satu pondok pesantren dengan jumlah peserta sebanyak 43 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari nilai pretest sebesar 58,4 menjadi 84,7 pada posttest. Santri putri juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Edukasi berbasis komunitas pesantren terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja putri. Program edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat pemahaman santri terkait kesehatan reproduksi dan perilaku hidup sehat.

Diterbitkan

2026-05-25

Cara Mengutip

Jusni, Arfiani, Nurfaika, Kurniati Akhfar, Erniawati, & Haerani. (2026). Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi Bagi Santri Putri Melalui Edukasi Berbasis Komunitas Pesantren. Locus Penelitian Dan Abdimas, 6(3), 1–6. Diambil dari https://journal.tritunas.ac.id/index.php/LoA/article/view/413

Terbitan

Bagian

Articles